Batik Culture Ride South Sulawesi 2017 Angkat Budaya Nenek Moyang

0
Batik Culture Ride South Sulawesi 2017
Ratusan motor lengkap dengan para motoris berbusana batik memeriahkan acara Batik Culture Ride (BCR) South Sulawesi 2017. Foto: Dok BCR South Sulawesi

NaikMotor – Ratusan motor lengkap dengan para motoris berbusana batik memeriahkan acara Batik Culture Ride South Sulawesi 2017. Acara yang digelar Minggu, (1/10/2017) untuk memperingati hari Batik Nasional tiap 2 Oktober ini sekaligus menjadi ajang eksistensi penggiat roda dua di Makassar.

BCR South Sulawesi 2017 bertolak dari Monumen Mandala dan berakhir di BTP, Scop Cafe. Start mulai pukul 15.30 WIB dan riding sejauh 12 km menyusuri Jl.H. Bau, Jl. Penghibur, Jl. Riburane, Jl. Ahmad Yani, Jl. Jend. M.Yusuf, Jl.Masjid Raya dan Jl. Perintis Kemerdekaan.

Batik Culture Ride South Sulawesi 2017

Adih Suryadi, salah satu pengagas BCR South Sulawesi mengatakan, acara ini merupakan bentuk dukungan BCR yang dilakukan di Tangerang. BCR Makassar sendiri digagas oleh penggiat Distinguished Gentleman’s Ride (DGR) Makassar yang berlangsung pekan sebelumnya (24/9/2017).

“Sebelumnya saya lihat di Tangerang ada BCR, jadi saya hubungi penyelenggaranya. Kenapa tidak kita nasionalkan saja? Karena bertepatan dengan hari batik nasional dan batik sendiri merupakan warisan asli Indonesia yang patut kita banggakan. Akhirnya penyelenggara menyetujui BCR ini di nasionalkan,” imbuhnya.

Batik Culture Ride South Sulawesi 2017

Selain city tour, BCR South Sulawesi 2017 juga dimeriahkan instagram photo contest, vape competition, dorprize, music perform dan sharing seputar batik. Tercatat ada 150 orang peserta yang turut serta, dan masing-masing menunjukkan batik-batik khas daerahnya masing-masing.

“Yang disoroti BCR ini adalah batik khas Sulawesi Selatan yang memiliki corak batik Bugis, Toraja, Makassar dan Mandan. Motif yang digunakan pada kain batik pun bermacam-macam mulai dari rumah Tongkonan khas Toraja, perahu pinisi, dan motif kupu-kupu khas Maros,” kata Adih.

Batik Culture Ride South Sulawesi 2017

Melihat antusias peserta dan respon baik dari pecinta roda dua Sulawesi, Adih mengatakan Batik Culture Ride South Sulawesi 2017 akan menjadi agenda tahunan untuk memperingati hari batik nasional, sekaligus juga memperkenalkan batik khas Sulawesi.

“Responnya sangat baik, karena BCR South Sulawesi ini baru kali pertama diselenggarakan di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar. BCR ini wujud kepedulian pecinta roda dua kepada kain batik yang menjadi warisan Asli Indonesia dan patut kita banggakan,” pungkas Adih.(Agl/NM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here