Wasteland Project IIMS 2018, Bukan Cuma Motor Kustom

0
Wasteland Project
Konsep Wasteland Project berkembang menjadi kolektif project beberapa artist dan builder. Foto: Gilang

NaikMotor – Wasteland Area berubah nama menjadi Wasteland Project di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Selain menempati ruang outdoor yang lebih besar dari tahun lalu, banyak konten menarik baru yang turut disajikan.

Perubahan nama ini bukan tanpa alasan, jika dua tahun sebelumnya Wasteland Area merupakan proyek idealis dari Bingky Bikers Station, maka tahun ini konsepnya berkembang menjadi kolektif project beberapa artist dan builder.

Wasteland Project

“Kami menggandeng beberapa builder dan seniman lain untuk berkolaborasi. Tapi intinya tetap sama yakni mengubah objek yang terbuang (wasted) menjadi objek baru yang memiliki nilai estetika tapi tetap fungsional,” kata Galih Adhityo, Project Manager Wasteland Project 2018.

Di Wasteland Project pengunjung tidak cuma bisa melihat motor-motor kustom tapi juga beragam seni lain hingga aksi pertunjukan. Di dalam Wasteland kita bisa ngopi santai, melihat motor kustom, belanja barang mulai tempat tidur sampai instalasi buat dekor rumah.

Wasteland Project

“Wasteland sendiri tidak melulu motor atau soal builder, kali ini kami kerjasama dengan kopi keliling, kemudian juga ada seni instalasi yang kami sebut Wasted Architectural dari rumah arsitek Natural House Design asal Yogyakarta. Jadi kali ini lebih ramai,” imbuhnya.

Wasteland Project

Galih mengatakan konsep Wasteland Project 2018 punya tiga unsur utama yaitu exhibition, live show dan education. Exhibition yakni motor-motor kustom yang dipajang, live show berupa pertunjukan dan education buat memberikan pelajaran.

“Tiap sore kita ada ‘bakar-bakaran,’ kalau tahun lalu cuma om Bingky tahun ini peserta juga ikut ambil bagian, salah satunya VW Combi. Kalau nilai edukasi kita mau coba ajak pengunjung datang lihat ‘deh barang yang tadinya gak kepakai kini punya nilai jual,'” pungkasnya.(Agl/nm)

LEAVE A REPLY

*