Merawat Sepeda Motor Setelah Liburan

0

Tips Merawat Sepeda Motor Setelah Liburan

  1. Membersihkan Motor
    Langkah pertama yang perlu dilakukan oleh pengendara selepas menempuh pejalanan jarak jauh adalah membersihkan motor dari kotoran yang menempel. Seperti debu, tanah dan juga minyak. Karena kotoran tersebut berpotensi menghambat kinerja komponen atau bahkan membuatnya rusak seperti berkarat.
  2. Cek Oli Mesin
    Salah satu bagian penting dari sepeda motor yang perlu dilakukan pengecekan setelah melakukan perjalanan jarak jauh adalah oli mesin. Baik itu volume, kekentalan, maupun warna dari cairan oli itu sendiri.Oli mesin yang masih layak pakai biasanya memiliki tekstur cairan yang masih kental dan berwarna bening. Serta volume-nya tidak berkurang sesuai standar yang ditentukan oleh pabrikan. Idealnya penggantian oli dilakukan setiap 3.000 kilometer atau per 3 bulan*.

    Adapun cara melakukan pengecekan kualitas oli mesin dapat dilakukan secara manual dengan memanfaatkan stik yang menyatu pada tutup oli pada mesin sepeda motor. Atau pengendara yang menggunakan sepeda motor Yamaha yang dilengkapi dengan fitur konektivitas, dapat lebih praktis. Karena pengecekannya bisa dilakukan via aplikasi Y-Connect.

  3. Cek Aki / Battery
    Komponen lain yang perlu dilakukan pengecekan adalah aki atau battery untuk memastikan kondisinya tidak lemah atau rusak. Sehingga fungsi kelistrikan sepeda motor bekerja dengan baik, termasuk fungsi starter engine untuk menghidupkan mesin.Gunakan juga voltmeter untuk memantau voltase aki, kondisi normal berada dikisaran angka 12,4 volt. Jika ingin lebih praktis, pengecekan voltase aki juga dapat dilakukan dengan melihat indikator voltase aki yang tertera di speedometer. Atau melalui aplikasi Y-Connect khusus pada sepeda motor Yamaha dengan fitur konektivitas.
  4. Cek Filter Udara
    Komponen filter udara juga dinilai perlu untuk dilakukan pengecekan setelah berkendara jauh. Jika filter udara kotor dan tidak segera dibersihkan, maka tarikan akan terasa berat dan kasus yang lebih parah bisa membuat mesin menjadi tersendat.Hal ini tentunya juga akan berdampak pada konsumsi bahan bakar yang menjadi tidak efisien. Cara melakukan pengecekan filter udara cukup mudah, pemilik kendaraan hanya perlu membuka box filter udara dengan obeng. Biasanya, penggantian filter udara dilakukan setiap 12.000 – 15.000 kilometer atau per 12 – 15 bulan pemakaian*.
  5. Cek Kampas Rem
    Libur Nataru identik dengan perjalanan jauh yang disertai dengan kondisi lalu lintas yang padat, sehingga kondisi pengereman cukup sering untuk dilakukan. Hal ini tentunya membuat kinerja rem lebih berat, berimbas pada penipisan kampas rem depan maupun belakang.Indikasi kampas rem yang sudah mulai menipis dan perlu diganti ditandai dengan beberapa hal. Seperti suara berdecit saat mengerem, tuas rem menjadi lebih dalam dan volume minyak rem yang berkurang.
  6. Cek Kinerja Suspensi
    Perjalanan jauh yang melewati berbagai kondisi medan, sangat mungkin membuat kinerja suspensi menjadi tidak lagi optimal. Beberapa cara pengecekan mudah yang dapat dilakukan untuk memastikan kondisinya masih layak pakai. Dengan melihat tampilan selongsong tabung suspensi.Jika terlihat ada bekas lecet dan berminyak yang disertai debu menempel, ada indikasi suspensi motor mengalami masalah seperti terjadinya kebocoran oli suspensi. Jika demikian, segera bawa ke bengkel resmi terdekat untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.
  7. Cek Kondisi Ban
    Ban juga menjadi salah satu komponen penting pada sepeda motor yang harus dilakukan pengecekan. Mengingat fungsinya yang begitu vital dalam menopang beban dan menjaga traksi kendaraan ke permukaan jalan.Hal yang perlu dicek dari ban sepeda motor adalah kondisi fisik, dimana tidak adanya sobek, lubang, maupun tidak aus atau botak. Terkait dengan keausan ban, salah satu cara pengecekannya bisa dengan melihat Tread Wheel Indicator (TWI) yang berbentuk tanda panah.

    Jika permukaan ban sudah menyentuh tanda panah tersebut, artinya karet ban sudah menipis dan perlu diganti. Selain itu, perhatikan pula tekanan anginnya apakah sudah sesuai dengan standard yang disarankan oleh pabrikan.

Untuk menjaga performa motor tetap optimal, maka pengendara sangat disarankan untuk melakukan langkah-langkah perawatan diatas. Namun, jika dirasa sulit untuk dikerjakan sendiri.

Sobat motoris bisa segera membawa kendaraan ke bengkel resmi terdekat. Khusus untuk konsumen Yamaha, dapat memanfaatkan aplikasi My Yamaha untuk melihat lokasi bengkel resmi terdekat dan melakukan booking service secara online. (Alvito/Contrib/NM)Tips Merawat Sepeda Motor Setelah Liburan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here