24 Time Frame: Heret Frasthio Rangkai Kultur Mods dan Fotografi Analog

0

Puncak emosional pameran hadir melalui section The Power of Dream. Pada bagian ini Heret membawa karya fotografi ke medium screen printing, mencetak foto di atas kertas dengan berbagai lapisan sehingga tiap karya memiliki karakter dan makna tersendiri.

Di sinilah pendekatan fotografi analog terasa paling kuat. Bagi Heret, fotografi tidak pernah hanya soal menghasilkan gambar, tetapi juga tentang proses dan waktu.

“Fotografi mengajarkan saya untuk menikmati proses. Sama seperti kultur Mods atau motor klasik, yang dicari bukan cuma hasil akhirnya, tapi perjalanan dan cerita di belakangnya,” ungkapnya.

Beberapa karya dalam section tersebut juga menjadi refleksi personal terhadap perjalanan hidup dan mimpinya.

“Di section The Power of Dream, saya ingin menunjukkan bahwa mimpi itu tidak selalu harus selesai dengan sempurna. Kalau pun akhirnya hanya sampai di titik tertentu, setidaknya kita masih punya karya dan tetap berani bermimpi,” lanjut Heret.

Baca Juga: Grand Opening Elders Company dan Elders Garage Meriahkan HUT RI ke-80

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 − 13 =