Kini, Lambretta siap masuk Indonesia lagi dilihat dari unggahan Steven Kentjana Putra, CEO Benelli Motor Indonesia yang memasarkan merek Benelli, Keeway, Benda dan Morbidelli.pada pertengajan Mei kemarin.
“Ïya,beberapa waktu kematin ada Mr.Walter Scheffrahn, Global CEO of Lambretta datang ke Jakarta dan bertemu saya dari mulai penjemputan hingga tempat menginapnya. Salah satu tujuannya Lambretta ingin masuk Indonesia lagi dengan mencari distributor baru,”sebut Steven.
Apa yang menjadi benang merah antara pihak Lambretta dengan Steven Kentjana Putra?. Hal ini tidak lepas dari merek yang diageni oleh perusahaannya yakni Morbidelli dan Benda yang distributinya dipegang oleh Keeway Group.
Merek Keeway didirikan tahun 1999 di Budapest, Hongaria. Selanjutnya Keeway Group menjadi perusahaan internasional yang mengelola merek lain seperti Benelli, serta mengakuisisi merek baru asal Italia, Morbidelli serta Benda melalui kerja sama distribusi.
Pabrik Keeway berada di Ziyang Chengdu China yang merupakan kompleks industri baru Keeway Group. Pabrik ini dirancang sebagai basis manufaktur inti untuk sepeda motor Morbidelli berkapasitas menengah dan besar (250cc ke atas).Berada di areal seluas lebih dari 70.000 meter persegi. Kami ikut melihat pabrik Keeway termasuk unit Lambretta yang dipajang pada saat acara Morbidelli Days, Oktober 2025 lalu di Chengdu China.
“Lambretta adalah salah satu merek yang produksinya dibuat oleh Keeway Group termasuk distribusi globalnya mulai Soutch America, Eropa dan Cina. Kemarin juga baru diresmikan diler baru Lambretta di Shanghai kerja sama dengan Keeway,”tambah Steven.
Menurut Steven, Lambretta ingin reborn di Indonesia berkaca dari kegagalan sebelumnya.”Saya juga akan pakai nama lain kalau misalnya pegang Lambretta tidak bercampur dengan merek yang ada sekarang. Mereka ingin eksklusif dealer dan berada di Kawasan premium Jakarta.” (Arif/nm)






