Dede Edun Road Captain Ride to East

0
Dede Edun Road Captain Ride to East
Dede Edun, Di jalanan kita semua adalah sama, tak ada bedanya. Foto: Yusuf Arief

NaikMotor — Dede Edun member Bikers Brotherhood Motorcylce Club (BBMC) menjadi Road Captain dalam Ride to East: Where The Journey Begin. Perjalanan sejauh ± 3000 KM yang menggali potensi Alam dan Budaya Indonesia Timur.

Biker yang berprofesi sebagai Dosen di Fakultas Senirupa dan Desain Institut Teknologi Badung, akan mempimpin riders dari kalangan artis yang  menunggangi Cleveland Ace Scrambler dan Ace Deluxe berkapastitas mesin 250cc dalam Ride to East.

Ditemani Donny Ariyanto (Founder Studio Motor), Dede Edun bersama Lafina, Vincent Rompies, Ringgo Agus dan Desta Mahendra akan berpetualang dan mencari cerita seru mengenai keindahan alam, kebudayaan dan kearifan lokal Indonesia dari sudut pandang 5 rider dengan latar belakang berbeda.

Meski para rider Ride to East dari kalangan artis dan memiliki latar belakang yang berbeda, Vice President Bikers Brotherhood Motorcylce Club West Java 2012-2016 ini mengaku bukan menjadi kendala dalam petualangan yang memakan waktu selama 7 hari.

“Di jalanan kita semua adalah sama, tak ada bedanya. Yang penting bagaimana kita mau saling menerima, karena manusia yang hebat itu adalah yang memiliki banyak saudara, bukan yang memiliki segalanya.” Ucap Dede saat Meet and Great Ride to East, yang berlangsung pada Sabtu, (21/10) di Jakarta Custome Culture 2017.

Menurutnya, dengan banyaknya perbedaan latar belakang justru akan membuat petualangan ini makin menarik dan seru. Serta akan memperkaya cerita dari apa yang dialami dan dirasakan langsung para rider saat melibas berbagai kondisi jalan yang akan dilalui. Apalagi selama perjalanan akan disuguhkan indahnya panorama alam dan beragam budaya yang tentu bisa menjadi cerita dari masing-masing biker.

Hal senada juga diamini oleh PT. Sumatera Motor Indonesia (SMI), selaku Agen Pemegang Merek (APM) Cleveland Cyclewerks di Indonesia yang menginisiasi perjalanan petualangan ini.

“Progam ini bukan untuk menonjolkan brand Cleveland, tapi berfokus pada cerita para rider tentang budaya dan alam NTB dan NTB yang tidak kalah indahnya dan belum banyak terekspos. Seperti kerajinan seni pahat, seni anyam dan perkembangan terakhir perbatasan di timur Indonesia. ” ujar Kennard Rusali, Direktur PT SMI.

Ketika ditanya mengenai persiapan yang dilakukan dalam Ride to East: Where The Journey Begin, yang akan dilaksanakan pada 27 November-3 Desember 2017, pria kelahiran Palembang ini mengatakan, ”mempersiapkan fisik dan doa dari keluarga. Berlatih mengendalikan diri, karena cape di perjalanan sangat mempengaruhi mentalitas kita dalam berkendara.”

Di jalanan kita semua adalah sama, tak ada bedanya.
Banyaknya perbedaan latar belakang riders justru akan membuat peualangan makin seru. Foto: Yusuf Arief

Dede Edun bukanlah orang baru di dunia otomotif, apalagi di kalangan komunitas sepeda motor yang ada di Indonesia. Biker yang murah senyum ini telah melanglang buana ke berbagai wilayah dengan bersosialisasi, berbagi cerita dan memperluas persaudaaraan yang menjadi hobinya sejak remaja.

Sejak kecil ia telah menyukai sepeda motor, walaupun saat itu masih curi-curi motor orangtua untuk berkelana. Bergabung di Bikers Brotherhood MC pada tahun 2004.

“Saya merasa terhormat menjadi road captain di Ride to East. Melalui riding ini kita bisa juga bisa berinteraksi langsung dan menambah persaudaraan dengan penduduk lokal yang kita sambangi,” tutup Pria berjanggut dan memiliki nama lengkap Hendhy Nansha. (YA/ NM)

LEAVE A REPLY

*