“Kesalahan Martin seharusnya tidak pernah terjadi, terutama ketika keselamatan dipertaruhkan dan Anda begitu agresif mendekati tikungan pertama.”
Rivola menilai insiden tersebut bukan disebabkan oleh pengereman yang terlambat, melainkan kesalahan teknis ketika Martin mulai membuka gas di area lintasan yang memiliki tingkat grip rendah.
“Itu adalah kesalahan yang aneh, bukan kesalahan karena antusiasme. Dia melakukan kesalahan pengereman yang buruk, tetapi dia tidak mengerem dan terlalu terlambat,” jelas Rivola.
“Dia mengerahkan lebih banyak tenaga saat motor sedikit miring, di bagian lintasan yang daya cengkeramnya lebih rendah. Tapi itu adalah kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang juara dunia.”
Insiden tersebut mengingatkan pada kecelakaan Martin di tikungan pertama MotoGP Jepang musim lalu yang juga melibatkan Bezzecchi. Meski hasil akhirnya serupa, Rivola menilai penyebab kedua kecelakaan itu berbeda.
“Saya rasa hasilnya serupa, tetapi kesalahannya sangat berbeda,” ujarnya.




