Lorenzo: Insiden Iannone dan Dovi Tahun Lalu Membuat Ducati Kuat

0
insiden iannone dan dovi
Lorenzo bertekad bangkit di MotoGP Argentina. Foto: Speedweek

NaikMotor – Meski Ducati gagal podium tahun lalu di sirkuit Termas de Río Hondo di Argentina akibat insiden Iannone dan Dovi, namun Lorenzo bilang hal itulah yang menunjukan Ducati kuat.

Ya, saat dua tikungan terakhir menjelang finis MotoGP Argentina, insiden Iannone dan Dovi membuyarkan harapan Ducati mengulang podium seperti yang dilakukan Dovi di 2015. Aksi heroik Dovi yang mendorong motor usai bangkit dari insiden menuju finis, membuatnya tetap mengoleksi tiga poin di urutan ke-13.

Kini, dengan formasi pembalap baru dan melihat hasil podium Dovi di Qatar, tim pabrikan Ducati berharap untuk hasil yang lain  di Argentina. Lorenzo yang finis ke-11 di Qatar memiliki jejak rekam kurang mengesankan sejak meraih podium ketiga di Argentina. Tahun 2015 hanya finis kelima dan tahun lalu malah jatuh dan gagal finis.

Menurut Dovizioso, sirkuit Termas de Río Hondo memiliki ciri khas tersendiri. “Pada Jumat biasanya permukaan sangat kotor, namun Sabtu dan Minggu bisa berubah mulus. Pada race day biasanya kita menemukan kondisi terbaik. Sirkuit ini salah satu yang terbaik dan bersahabat dengan Ducati. Setelah hasil memuaskan di Qatar, kami sangat yakin di balapan berikutnya. Rabu lalu kami melakukan tes di Jerez dan hasilnya sangat positif, kami melakukan perkerjaan dengan baik dan berharga,” sebut Dovi.

Sementara bagi Lorenzo yang mendapat bayaran 12 juta Euro setahun di Ducati tentu menjadi pertaruhan keduanya usai dikalahkan pembalap satelit di Qatar. “Di Qatar, seri kejuaraan dunia dimulai tidak seperti yang kita bayangkan,” kilah pembalap 29 tahun.

“Sekarang kita pergi ke seri berikutnya. Aku tidak sabar untuk GP Argentina, karena saya membutuhkan lebih banyak kilometer dan pengalaman dengan motor ini di Ducati. Saya selalu menderita di dalam beberapa tahun terakhir di sirkuit ini, karena berbeda dengan biasanya. Tapi aku tahu Ducati sangat kuat di sana tahun lalu. Kami pasti harus menemukan setup, untuk bisa mendapatkan posisi di depan di hari pertama. Ini tidak mudah, karena saya belum pernah melakukannya dengan Ducati,” jelas Lorenzo. (Arif/nm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here